Kamis, Februari 21, 2008

Jembatan Yi Sun-sin

“Jembatan Yi Sun-sin” akan dibangun di Pantai Selatan di semenanjung Korea, dimana tempat pertemupuran jenderal Yi Sun-shin yang terkenal tersebar luas . Jembatan yang akan menyambungkan daerah Masan,Changwon dan Geoje itu, akan dikonstruksi dengan modal swasta dan dinamakan “jembatan Yi Sun-sin” sebagai upaya bagian ‘proyek Yi Sun-sin’.
Jembatan yang direncanakan mempunyai panjang 6,6 Km itu, akan merupakan bagian dari total jalan sepanjang 25,6 km, yang memiliki 4 jalur jalan yang tersambung antara Gusan-myon, kota Masan dan Jangmok-myoen, kota Geoje. Konstruksi jembatan akan dimulai pada tahun 2011 dan diselesaikan pada tahun 2018 mendatang. Karena jembatan itu menyambungkan daerah Geoje dengan Masan, oleh sebab itu untuk sementara jembatan tersebut disebut “jembatan Geoma”. Jembatan ini akan dibangun di pusat arena dimana jenderal Yi Sun-sin, pahlawan perang terkenal di masa kerajaan Choseon, mengalahkan pasukan angkatan laut Jepang yang menginvasi Korea. Mempertimbangkan lokasi yang bersejarah demikian, maka diputuskan nama jembatan itu dengan “jembatan Yi sun-sin” berdasarkan kenyataan sejarah dan konsultasi. Fasilitas jembatan akan dirancang untuk mempertunjukkan semangat jenderal Yi dan pencapaian pasukannya, selain itu juga memperhatikan pandangan keindahan di sekitarnya, maka jembatan itu akan menjadi suatu ‘landmark’ propinsi Gyengsang Selatan dan simbol “Era Pantai Selatan”. Sebenarnya jembatan itu, pada awalnya dirancang untuk menggabungkan daerah industri galangan kapal di Geoje dimana tempat merupakan industri yang bernilai tambah tinggi, dengan arena industri mesin Masan, Changwon dan Jinhae supaya lebih mengaktifkan ekonomi regional di daerah tersebut. Jembatan yang mempertunjukkan semangat jenderal Yi sun-sin itu akan memiliki makna lain juga, yakni menyumbang untuk industri pariwisata di daerah ini.
Pertempuran di pualu Hansan
Pertempuran angkatan laut di pulau Hansan terjadi pada tahun 1592. Perang itu adalah salah satu dari 3 pertempuran Korea paling penting, yang berperang tehadap serangan pasukan Jepang dan terkenal sebagai salah satu dari 4 pertempuran utama angkatan laut di dunia. Jenderal Yi (Lee) Sun-sin merayu pasukan Jepang ke lautan pulau Hansan, yang terletak di antara Geoje dan Goseong, dan mengalahkan sebagian besar perang . Dengan kemenangan jenderal Yi (Lee) di pulau Hansan, Korea menguasai lebih kokoh kepemimpinan di laut selatan, tempat dimana sering diserang oleh pasukan Jepang.
Jenderal Yi Sun-sin (1545-1598)
Seperti bisa dilihat pada perang di pulau Hasan, jenderal Yi sun-sin adalah komandan besar dan pembuat strategi yang luar biasa. Jenderal Yi dikenal sebagai kaula negara yang setia dan selalu melakukan tindakan berbudi luhur untuk mengamankan rakyat dan kesejaterahannya, dan merupakan salah satu dari pahlawan yang paling dihormati oleh rakyat Korea saat ini. Dia juga terkenal dengan penemuan kapal perangnya yang dilapisi dengan baja yang berbentuk kura-kura. Strategi dan taktik militer jenderal Yi, sangat menonjol di dalam sejarah perang angkatan laut di dunia, hingga merupakan teladan pasukan angkatan laut di seluruh dunia.
Proyek Yi Sun-sin
Propinsi Gyengsang Selatan secara ambisius meluncurkan ‘proyek Yi Sun-sin’ untuk mengembangkan daerah dimana jenderal Yi mencapai kemenangan besar melawan pasukan Jepang yang menyerbu, dengan pusat budaya dan pariwisata utama. Proyek itu memiliki total 19 tugas, termasuk promosi jenderal Yi dan dihidupkannya kembali penampilan kapal kura-kura. Sebagai tambahan, “Taman Perdamain “ dan “Alun-alun Yi sun-sin” akan dikembangkan di daerah sekitar Geoje, Tongyeong, Namhae dan Goseong, serta kapal kura-kura dan Panokseon, kapal perang utama di masa dinasti Choseon, yang digunakan sewaktu perang melawan Jepang, akan dihidupkan kembali. Pemerintah daerah juga merencanakan akan memproduksi ‘musical’ yang menggambarkan perang di masa itu. Jembatan Yi sun-sin akan menyempurnakan jaringan distribusi barang yang menggabungkan daerah kompleks industri pembuatan kapal di Geoje, taman industri mesin di Masan dan Changwon, dan Robot Land yang di kembangkan di Masan, serta taman industri Nampo. Jembatan itu juga akan dikembangkan sebagai landmark budaya dan pariwisata di pantai selatan di bawah proyek Yi sun-sin.

0 komentar: