“Jembatan Yi Sun-sin” akan dibangun di Pantai Selatan di semenanjung Korea, dimana tempat pertemupuran jenderal Yi Sun-shin yang terkenal tersebar luas . Jembatan yang akan menyambungkan daerah Masan,Changwon dan Geoje itu, akan dikonstruksi dengan modal swasta dan dinamakan “jembatan Yi Sun-sin” sebagai upaya bagian ‘proyek Yi Sun-sin’.Pertempuran di pualu Hansan
Pertempuran angkatan laut di pulau Hansan terjadi pada tahun 1592. Perang itu adalah salah satu dari 3 pertempuran Korea paling penting, yang berperang tehadap serangan pasukan Jepang dan terkenal sebagai salah satu dari 4 pertempuran utama angkatan laut di dunia. Jenderal Yi (Lee) Sun-sin merayu pasukan Jepang ke lautan pulau Hansan, yang terletak di antara Geoje dan Goseong, dan mengalahkan sebagian besar perang . Dengan kemenangan jenderal Yi (Lee) di pulau Hansan, Korea menguasai lebih kokoh kepemimpinan di laut selatan, tempat dimana sering diserang oleh pasukan Jepang.
Jenderal Yi Sun-sin (1545-1598)
Seperti bisa dilihat pada perang di pulau Hasan, jenderal Yi sun-sin adalah komandan besar dan pembuat strategi yang luar biasa. Jenderal Yi dikenal sebagai kaula negara yang setia dan selalu melakukan tindakan berbudi luhur untuk mengamankan rakyat dan kesejaterahannya, dan merupakan salah satu dari pahlawan yang paling dihormati oleh rakyat Korea saat ini. Dia juga terkenal dengan penemuan kapal perangnya yang dilapisi dengan baja yang berbentuk kura-kura. Strategi dan taktik militer jenderal Yi, sangat menonjol di dalam sejarah perang angkatan laut di dunia, hingga merupakan teladan pasukan angkatan laut di seluruh dunia.
Proyek Yi Sun-sin
Propinsi Gyengsang Selatan secara ambisius meluncurkan ‘proyek Yi Sun-sin’ untuk mengembangkan daerah dimana jenderal Yi mencapai kemenangan besar melawan pasukan Jepang yang menyerbu, dengan pusat budaya dan pariwisata utama. Proyek itu memiliki total 19 tugas, termasuk promosi jenderal Yi dan dihidupkannya kembali penampilan kapal kura-kura. Sebagai tambahan, “Taman Perdamain “ dan “Alun-alun Yi sun-sin” akan dikembangkan di daerah sekitar Geoje, Tongyeong, Namhae dan Goseong, serta kapal kura-kura dan Panokseon, kapal perang utama di masa dinasti Choseon, yang digunakan sewaktu perang melawan Jepang, akan dihidupkan kembali. Pemerintah daerah juga merencanakan akan memproduksi ‘musical’ yang menggambarkan perang di masa itu. Jembatan Yi sun-sin akan menyempurnakan jaringan distribusi barang yang menggabungkan daerah kompleks industri pembuatan kapal di Geoje, taman industri mesin di Masan dan Changwon, dan Robot Land yang di kembangkan di Masan, serta taman industri Nampo. Jembatan itu juga akan dikembangkan sebagai landmark budaya dan pariwisata di pantai selatan di bawah proyek Yi sun-sin.











